Perbankan Tulang Bawang Dalam Dekapan Baja Samapta: Negara Hadir, Transaksi Aman, Kriminalitas Rata Dengan Tanah

oleh -58 Dilihat

 

Tulang Bawang,sergap88.com–Pemandangan luar biasa tersaji di koridor ekonomi Kabupaten Tulang Bawang pada Senin pagi (27/04/2026). Bak benteng berjalan yang tak tertembus, personel Unit Pamobvit Sat Samapta Polres Tulang Bawang melakukan mobilisasi besar-besaran untuk memastikan seluruh sektor perbankan berada dalam perlindungan mutlak negara.

Langkah ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah “Gebrakan Perisai” yang dipimpin langsung oleh Iptu I Ketut Suwardi Artono, S.H., M.M., demi menjamin bahwa setiap rupiah milik rakyat dan setiap tarikan napas nasabah di area bank tetap aman dari incaran predator kriminal.

Pasukan bersenjata lengkap menyebar dan menduduki pos-pos strategis di tujuh titik perbankan utama, mulai dari Bank Eka, BNI, BRI, Mandiri, hingga jajaran Bank Lampung di Menggala, Unit 2, dan Rawa Jitu. Tak ada ruang kosong, tak ada celah sisa; seluruh area disterilisasi guna memutus rantai niat dan kesempatan para pelaku kejahatan.

Sebelum diterjunkan ke “medan laga”, seluruh personel wajib melewati pemeriksaan fisik dan fungsional senjata api secara mendetail. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa kekuatan pemukul yang dimiliki Polri selalu dalam kondisi siap siaga penuh dalam menghadapi situasi darurat apapun.

Mewakili Kapolres Tulang Bawang, Kasat Samapta memberikan pernyataan yang menggetarkan nyali bagi siapapun yang berani mencoba mengganggu ketertiban: “Kami hadir sebagai representasi negara yang tidak boleh kalah oleh premanisme maupun sindikat kriminal. Dengan ‘Dekapan Baja’ ini, kami memastikan bahwa seluruh aset perbankan dan kenyamanan masyarakat adalah harga mati yang tidak bisa ditawar”

“Kepada masyarakat, bertransaksilah dengan tenang. Kepada para pelaku kriminal, kami peringatkan: Jangan coba-coba mengusik ketenangan di wilayah Tulang Bawang jika tidak ingin berhadapan dengan tindakan tegas dan terukur dari personel kami. Kami sudah berada di depan pintu-pintu bank untuk meratakan setiap potensi ancaman”Iptu I Ketut Suwardi Artono, S.H., M.M.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *