Tulang Bawang,sergap88.com–Guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, Sat Samapta Polres Tulang Bawang kembali menerjunkan personelnya dalam giat Patroli Kota Presisi. Fokus utama kali ini menyasar titik vital jalur lintas timur, yakni Jembatan Cakat Raya, Kecamatan Menggala Timur, Rabu (29/04/2026).
Patroli yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB ini dipimpin langsung oleh sejumlah personel berpengalaman, di antaranya Aipda Andri F, Aipda Iwan W, Briptu M Ali Z, dan Bripda Nufail Ma’arif. Petugas menyisir area Jalintim KM 126 hingga menyambangi pemukiman dan tempat usaha warga, termasuk Bengkel Udin yang berada di sekitar lokasi.
Cegah Kriminalitas dengan Pendekatan Humanis
Bukan sekadar berkeliling, petugas secara aktif berdialog dengan masyarakat setempat. Langkah preventif ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi konflik sosial maupun tindak pidana C3 (Curat, Curas, dan Curanmor) yang kerap memanfaatkan kelengahan warga.
Kasat Samapta Polres Tulang Bawang, Iptu I Ketut Suwardi Artono, S.H., M.M., mewakili Kapolres Tulang Bawang, menegaskan bahwa kehadiran polisi di lapangan adalah untuk memberikan rasa aman sekaligus membangun komunikasi yang erat dengan warga.
“Kami hadir di tengah masyarakat bukan hanya untuk berpatroli, tetapi untuk memastikan bahwa setiap warga di wilayah Menggala Timur merasa terlindungi. Kami menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan proaktif melaporkan hal mencurigakan demi menjaga keamanan lingkungan kita bersama,” ujar Iptu I Ketut Suwardi Artono dalam keterangannya.
Selain pemantauan fisik di area jembatan yang menjadi akses utama transportasi, personel Sat Samapta juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga ketertiban umum.
Warga diingatkan untuk selalu mengunci kendaraan dengan ganda dan tidak memicu kerumunan yang berpotensi menimbulkan gesekan sosial.
Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari ini berjalan dengan aman dan terkendali. Masyarakat menyambut baik kehadiran petugas yang dinilai memberikan ketenangan, terutama di titik-titik yang dianggap rawan kemacetan dan gangguan keamanan.(*)
